TERBUKTI Tak Netral dan Dukung AHOK, 4 Anggota KPPS Jati Pulo Akhirnya Resmi DIPECAT!


FAKTANEWS.NET - Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jakarta Barat, Puadi mengungkapkan telah memecat empat anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Jati Pulo karena ikut dalam kampanye pasangan calon nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Djarot Saiful Hidayat.

Tidak hanya memakai baju kotak-kotak, mereka juga membawa atribut kampanye dan meneriakkan yel-yel khas pasangan nomor urut dua. Mereka ikut berkampanye di kawasan Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat.

Keempatnya berasal dari tiga TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang berbeda. Ketua Panwaslu Jakarta Barat, Puadi, menungkapkan identitas empat orang tersebut yang berasal dari Jati Pulo, yakni anggota KPPS TPS 013 Eko Budi, anggota KPPS TPS 015 Muji Aryanto, anggota KPPS TPS 015 Endang Mulyadi, dan anggota KPPS TPS 014 Nedi Junaedi.

Para anggota KPPS yang bakal menyelenggarakan pemilihan umum yang jujur, adil, dan terbuka ini malah berpihak ke salah satu calon dengan terang-terangan. Menurut petugas yang mendapati perilaku curang mereka, perilaku mereka ini sudah serupa dengan tim sukses.

"Petugas Pengawas Lapangan (PPL) kami, Agus Gunawan, mengetahui hal tersebut. Bukti fotonya ada," ucap Puadi di Jakarta Barat, Rabu, 8 Februari 2017.

Puadi pun mengaku berang terhadap tindakan empat anggota KPPS tersebut. Menurutnya, hal itu sangat mencoreng lembaga penyelenggara pemilu yang seharusnya mengutamakan asas netralitas.

“Saya katakan, Anda petugas negara, tidak bisa bertindak seperti itu. Seharusnya Anda netral,” ucap Puadi menirukan kalimat yang diucapkannya kepada keempat anggota KPPS yang telah dipecat KPUD Jakarta Barat itu.

Kampanye yang melibatkan empat anggota KPPS ini terjadi pada 31 Januari lalu di Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat.

Sumber : aktual

Subscribe to receive free email updates: