Sineas Muslim Tayangkan Langsung Aksi 212 di Youtube


FAKTANEWS.NET - Sebanyak 50 sineas Muslim akan menayangkan siaran langsung aksi 2 Desember lewat Youtube dan Facebook. Siaran yang akan ditayangkan mulai pukul 07.00 WIB dapat masyarakat saksikan di saluran Sineas Muslim (Youtube) dan Sineas Muslim Bersatu (Facebook).

Ide tersebut digagas oleh sutradara film Ketika Mas Gagah Pergi, Firman Syah. Dia merasa pemberitaan media arus utama kurang berimbang terhadap pelaksanaan aksi Bela Islam I dan II.

"Mereka menggunakan frame yang kurang seimbang dan tidak menyeluruh. Untuk itu, saya menghimpun sineas Muslim untuk berkolaborasi membuat video tayangan-tayangan yang berimbang," ujarnya kepada Republika.co.id, Kamis (1/12).

Tayangan tersebut akan mencakup keseluruhan aksi 212. Apabila media elektronik (televisi) menggunakan satu atau dua kamera, Firman dan kawan-kawan akan menggunakan 50 kamera yang terdiri dari berbagai jenis. Selain siaran langsung, di akun tersebut mereka akan melempar sebuah video setiap jamnya. Video ini bukan tayangan langsung atau dengan kata lain rangkuman dari berbagai kamera.

Meski kegiatan ini adalah yang pertama, namun Firman yakin mampu memberikan tayangan terbaik bagi publik, khususnya mereka yang tidak dapat bergabung dalam aksi 212. Beberapa sineas yang akan bergabung di antaranya Dodi M Surachman, Risdo Alaro, Immanuel Paskah Jaya, Ganiyu Rijal, Dessy Nathalia Siregar, Valdy Nur Fattah, dan Fikih Septiawan.‎ "Kami juga mengajak sineas perempuan supaya nanti pada saat shalat Jumat ada yang tetap menayangkan aksi," kata dia.

Persiapan penayangan tersebut terhitung singkat, hanya tiga hari. Firman mengutarakan niatnya tersebut lewat pesan singkat WhatsApp. Sebenarnya masih banyak sineas lain yang ingin bergabung. Ada sekitar 100 orang, namun tidak semuanya bisa ikut lantaran faktor koordinasi. Kegiatan tersebut murni atas keinginan, biaya, dan peralatan masing-masing. 

Dia berharap pada hari H, para sineas mampu memberikan gambaran secara lengkap, komplet, dan berimbang, dan apa yang menjadi tuntutan aksi para ulama bisa segera dilaksanakan oleh penegak hukum.

Sumber : republika

Subscribe to receive free email updates: