Wiranto Minta Aksi 4 November Tak Usung Isu Ahok, Netizen: Terus Usung MUKIDI Pak? LOL


FAKTANEWS.NET - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto meminta aksi pada 4 November mendatang tidak mengusung isu yang menyangkut proses hukum calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Wiranto mengatakan, proses hukum terhadap Ahok masih berjalan hingga kini. Bahkan, kata dia, Ahok telah mendatangi kantor Badan Reserse Kriminal Mabes Polri sebelum dipanggil pihak kepolisian. Ahok pun diperiksa polisi terkait kasusnya.

Sejumlah saksi yang dianggap mengetahui kejadian masih diperiksa. Pemeriksaan tersebut, kata Wiranto, tidak serta merta menghasilkan putusan hukum.  Ia mengatakan proses hukum memerlukan waktu yang tidak sebentar.

Mantan Panglima ABRI itu meminta masyarakat menunggu proses hukum terhadap Ahok. Dengan demikian, kata Wiranto, aksi Jumat mendatang tidak perlu mengungkit persoalan hukum Ahok.

"Masyarakat jangan sampai menggunakan isu itu untuk lakukan demo. Tinggal tunggu saja. Kalau nanti sudah diproses tetap ada demo itu namanya ada tujuan lain," kata Wiranto saat ditemui di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (1/11).


***

Sontak pernyataan ANEH dari Menko Polhukam ini mendapat tanggapan ramai dari publik netizen di sosial media.

‏"@CNNIndonesia ngakak sambil guling guling, lha terus usung tukang angkringan gitu?" komen akun @dedinurhamdani1.

"@CNNIndonesia gimana kalo kita ganti aja sama isu MUKIDI pak? XAXAXA.." kicau akun @triokodok2000.

"Lah usung isu kasus HAM 98 bgmana.. pusing kan lo to?" timpal akun @fs_antinista.

"Lantas isu apa pk @wiranto1947? bulutangkisan di monas?‏" celetuk akun @mhmfikri.

"@CNNIndonesia nglindur nehh Jenderal hahahaha.." ujar akun @GiyantoPrayitno.

"@CNNIndonesia mending mukidi aja yg jd menko," komen akun @donsenopati.

"@CNNIndonesia masak isu Jessica.. Jangan bercanda ah pak @wiranto1947" cuit @RomyYudi.

"@cnnindonesia pak wiranto kadang bisa melawak juga," ujar
@AljunaidJuna.

BERIKUT CAPTURAN KOMEN NETIZEN:








Sumber : portapiyungan

Subscribe to receive free email updates: