Keluarga Korban Meninggal Dalam Aksi 411 Bungkam Polda Metro Jaya yang Menyatakan Korban Meninggal Karena Asma


FAKTANEWS.NET - Gilang, anak almarhum Syahrie Oemar Yunan (65 tahun), korban meninggal dalam Aksi 4 November, membantah pernyataan Polda Metro Jaya yang mengatakan bahwa Syahrie meninggal akibat penyakit Asma.

“Tidak benar bahwa ayah saya memiliki penyakit Asma,” ujar Gilang saat memberikan keterangan di Majelis Taklim DPP Front Pembela Islam (FPI) Jl Petamburan, Jakarta Pusat, Ahad (6/11/2016).

Menurutnya, almarhum ayahnya meninggal dunia karena tidak kuat menahan gas air mata yang ditembakkan sejumlah aparat kepolisiaan dalam aksi damai, Jumat (4/11) lalu.

Menanggapi pernyataan Gilang, Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab menyayangkan ketidakjujuran polisi dalam memberikan keterangan. “Polisi tidak boleh bohong, lihat jenazahnya saja tidak tapi sudah menyatakan kena Asma,” tandasnya.

Habib Rizieq dan sejumlah tokoh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) sebelumnya sudah melakukan takziyah ke kediaman rumah almarhum di Komplek Binong Permai, Curug, Tangerang.

Sumber : suara-islam

Subscribe to receive free email updates: