Agus-Sylviana Jadi Musuh Bersama Ahok-Djarot dan Anies-Sandi, Kenapa?


FAKTANEWS.NET - Pengaruh Presiden Ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), masih sangat terasa dalam wahana politik nasional.

Hal itu akan menjadi nilai plus bagi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni yang diusung Partai Demokrat, PPP, PKB dan PAN. Pasangan Agus-Sylvi potensial menjadi kuda hitam dalam Pilgub DKI 2017.

Hal itu dikatakan pengamat politik dari Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedaikopi), Hendri Satrio. Ia bahkan mengamati bahwa Presiden Joko Widodo masih merasa segan dengan pengaruh Ketua Umum Partai Demokrat itu.

“Lihat saja, setiap SBY komentar, Jokowi selalu respons dengan tindakan. Kalau Prabowo yang komentar kan (Jokowi) biasa saja,” ujarnya saat ditemui di Menteng, Jakarta, Senin (3/10).

Jika menilik peta kekuatan tiga pasangan bakal calon di Pilkada Jakarta, Hendri menyamakan pertarungan ini sebagai pertarungan antar para bekas calon presiden yaitu Megawati Soekarnoputri (pasangan Ahok-Djarot), Susilo Bambang Yudhoyono (Agus-Sylvi) dan Prabowo Subianto (Anies-Sandiaga).

Dalam pertarungan di arena Pilpres, SBY terbukti sudah dua kali menaklukkan Megawati. Sementara, Prabowo selalu kalah dalam pertarungan.

“Makanya kenapa ini Anies-Sandi enggak terlalu dihitung karena enggak pernah menang. Dia kalah terus. Itu juga alasan kenapa nanti Ahok-Djarot dan Anies-Sandi akan lakukan segala cara untuk gagalkan Agus-Sylvi di putaran kedua. Kalau lolos putaran kedua bisa menang,” terang pengajar di Universitas Paramadina ini.

Sumber : pojoksatu

Subscribe to receive free email updates: