Jokowi: Tantangan Paling Sulit Di Negara Muslim, Bangun Toleransi


FAKTANEWS.NET - Tantangan ekonomi dan politik dewasa ini masih sulit diatasi oleh komunitas negara muslim.

"Kita harus melakukan kerja yang sulit, rumit, membangun industri, sistem, lapangan kerja, untuk mendidik anak kita terutama dalam hal sikap yang dibutuhkan di abad 21," kata Presiden Jokowi dalam sambutan pembukaan World Islamic Economic Forum (WIEF) ke-12 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Selasa (2/8).

Negara-negara muslim, termasuk Indonesia yang masih memiliki kampung-kampung miskin, menurut Jokowi, harus bersama-sama memecahkan masalah dasar mengenai listrik, air, transportasi sekaligus memastikan masyarakat hidup di tempat bersih dan aman.

"Pastikan semuanya tersedia dan terjangkau, seperti pangan. Satu langkah demi langkah. Saya yakin ini akan beri kontribusi yang berarti bagi tujuan kita menciptakan muslim sejahtera di seluruh dunia," kata Jokowi.

Namun, lanjut Jokowi, ada juga hal penting lain dan paling sulit dihadapi komunitas negara muslim.

"Mungkin yang lebih penting, namun juga paling sulit, kita harus bangun budaya terbuka di mana kita tak hanya tolerir perbedaan kita tapi menghormati perbedaan kita secara tulus," terangnya.

Forum ini dihadiri banyak pemimpin negara muslim di antaranya Perdana Menteri Malaysia, Najib Tun Abdul Razak; Presiden Tajikistan, Emomali Rahmon; Presiden Republik Guinea, Alpha Cond; Perdana Menteri Sri Lanka, Ranil Shriyan Wickremesinghe; dan Wakil Perdana Menteri urusan ekonomi Yordania, Jawad Al Anani.

Sumber : rmol

Subscribe to receive free email updates: