Guntur Romli: Jika Sukses Benahi Ekonomi, Itu Kerja Sri Mulyani Bukan Jokowi yang Cuma Bisa Blusukan di Got


FAKTANEWS.NET - Presiden Joko Widodo telah mengumumkan reshuffle Kabinet Kerja, Rabu (27/07). Di antara jajaran “menteri baru” ada sosok mantan menteri era Susilo Bambang Yudhoyono, Sri Mulyani Indrawati.

Beragam komentar terkait penunjukkan Sri Mulyani (SMI) sebagai Menteri Keuangan Kabinet Kerja.

Politisi Partai Demokrat Rachland Nashidik menyambut positif masuknya SMI sebagai pembantu Presiden Jokowi.

“Terimakasih, Presiden Jokowi lanjutkan kepercayaan Pak SBY kepada Sri Mulyani sebagai Menkeu. Perbaikan Ekonomi, kepentingan kita bersama,” tulis Rachland di akun Twitter @ranabaja.

Terkait SMI, Rachland bersuara keras menanggapi pernyataan loyalis Jokowi yang juga aktivis liberal, Mohamad Guntur Romli.

“Nanti kalau SMI sukses benahi ekonomi, konsisten ya bro: Kerja SMI, bukan Jkw yg cuma bisa blusukan di got,” tegas @ranabaja menanggapi kicauan Guntur Romli di akun @GunRomli.

Sebelumnya, @GunRomli menulis: “Yg ‘ngusir’ SMI dr kabinet sapa bro? Kerja mati2an, pasang badan unt kebijakan, eh malah ‘dibuang’”

Dalam reshuffle hari ini (27/97), perombakan terbanyak terjadi di kementerian bidang ekonomi. Berikut daftar susunan kabinet hasil reshuffle jilid II :

1. Menteri Keuangan Bambang S Brojonegoro diganti Sri Mulyani Indrawati.
2. Menpan RB Yuddy Chrisnandi diganti Asman Abnur (partai PAN).
3. Kepala Bappenas Sofyan Djalil diganti Bambang Brojonegoro.
4. Menteri ATR-BPN Ferry Mursidan Baldan diganti Sofyan Djalil.
5. Mentri Perdagangan Thomas Lembong diganti Enggartiasto Lukito (Nasdem).
6. Menteri Perindustrian Saleh Husein diganti Erlangga Hartarto (Golkar).
7. Menteri Perhubungan Jonan diganti Budi Karya.
8. Mentri Desa Marwan Jaffar diganti Eko Putro (PKB).
9. Mentri ESDM Sudirman Said diganti Chandra Tahar (profesional).
10. Mendiknas Anis Baswedan diganti Prof Muhajir (Muhamadiyah).
11. Menkopolhukam Luhut Panjaitan diganti Wiranto.
12. Menko Maritim Rizal Ramli diganti Luhut Panjaitan.
13. Kepala BKPM Franky Sibarani diganti Thomas Lembong.

Sumber : intelijen

Subscribe to receive free email updates: