Ahok Larang Pasukan Oranye Cuti Saat Lebaran, DPRD: Itu Kebijakan Yang Tak Menghargai Hari Raya Umat Islam


FAKTANEWS.NET - Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok meminta kepada petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk tidak mengajukan libur atau cuti saat lebaran tahun ini. Kebijakan ini ternyata menuai kritik dari DPRD DKI.

Anggota komisi A DPRD DKI Fraksi PKB Abdul Azis berharap, Ahok meninjau kembali kebijakan ini. Menurutnya, permintaan Ahok agar pasukan 'oranye' tak cuti Lebaran kurang menghargai makna hari raya Idul Fitri.

"Kita berharap kebijakan pemerintah daerah yang menginginkan tidak adanya cuti bagi anggota PPSU harap ditinjau kembali, karena itu kebijakan yang kurang menghargai arti hari raya umat Islam," kata Azis melalui pesan singkat, Kamis (30/6).

Azis menyebut, petugas yang merayakan lebaran tentu butuh waktu untuk bersilaturahmi, bercengkrama dan berlibur dengan keluarga mereka. Apalagi, saat diharuskan masuk para petugas ini juga tidak diberi upah insentif.

"Mereka ini butuh bersama keluarga pada hari raya, kebiasaan masyarakat kita ini pada hari raya itu kan silaturahim, berziarah dan menikmati hari raya kemenangan bersama keluarga nya. Jadi nggak ada salahnya sehari itu mereka libur," terangnya

Sehingga, lanjutnya, Ahok dapat meninjau dan melihat sisi kemanusiaan dari para petugas PPSU itu. Setidaknya memberikan satu hari libur bagi mereka.

"Jadi harus dilihat juga sisi aspek kemanusiaannya, ini kan hari raya, apa salahnya libur sehari saja buat PPSU tidak terlalu urgent juga kok," tandas politisi PKB ini.

"Kalaupun ada yang urgent mereka itu pekerja PPSU bisa langsung on call toh mereka kan warga sekitar jadi nggak perlu tidak diberi cuti," sambung dia.

Sumber : merdeka

Subscribe to receive free email updates: