3 Kali Keok Masih Ga Mau Ikuti Hukum, Kubu Yusril: Saksikan Senjata Makan Tuan


FAKTANEWS.NET - Ketua Majelis Syuro Parta Bulan Bintang (PBB) MS Kaban mengingatkan supaya Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berhenti melawan hukum karena sudah tiga kali kalah di pengadilan.

Jika tidak, kata Kaban, aksi melawan hukum tersebut bakal menjadi bumerang bagi Ahok sendiri. “Walaupun sudah 3 kali kalah di Pengadilan Tata Usaha Negara, Ahok Gubernur DKI tetap konsisten tidak mau ikuti hukum. Saksikan senjata makan tuan,” katanya via akun Twitter, Rabu (01/06/2016).

Pernyataan Kaban tersebut menyusul kekalahan terakhir Ahok di PTUN melawan Dewan Perwakilan Wilayah Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI). Gugatan nelayan terkait izin reklamasi Pulau G. Pengadilan mengabulkan gugatan warga tersebut, Selasa (31/05/2016).

Sebelumnya, Ahok juga kalah di PTUN melawan warga Bidara Cina yang diwakili oleh pengacara senior sekaligus Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra. PTUN, akhir April 2016, Jakarta membatalkan SK Gubernur DKI No 2779/2015 yang ditandatangani oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait penggusuran Bidara Cina, Jakarta Timur.

Yang ketiga, Ahok juga kalah di Pengadilan Negeri (PN) Jakpus yang telah  memutus SK Gubernur No 2779/2015 tentang Perubahan SK Gubernur DKI Jakarta No 81/2014 tentang Penetapan Lokasi Pembangunan Inlet Sudetan Kali Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur ditunda pelaksanaannya.

Sumber : rimanews

Subscribe to receive free email updates: