Pascareformasi Citra Dewan Makin ‘Bonyok’


FAKTANEWS.NET - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Ade Komarudin mengakui kalau hingga saat ini masih ada sekitar 150 anggota dewan yang belum menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LKHPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK).

“Saya ketemu KPK, bicara soal LHKPN. Sampai saat ini masih ada 150 anggota DPR yang belum lapor,” kata Akom sapaan akrab Ade Komaruddin, saat membuka press gathering wartawan parlemen di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (27/5) malam.

Dari 150 anggota Dewan yang belum laporkan harta kekayaan tersebut, menurut dia bisa dikategorikan dengan dua alasan, yakni mereka selama dua tahun sama sekali belum melaporkan dan alasan lainnya karena masih ada yang perlu perbaikan atau diperbarui.

Namun Ade menjelaskan bahwa memang masih banyak anggota yang tak tahu bagaimana cara membuat daftar laporan kekayaannya. “Saya kira kalau tak menyembunyikan harta benda akan bisa dibantu yang lainnya. Kita pimpinan, siap membantu dan juga pimpinan fraksi,” ucapnya.

“Apalagi DPR pasca reformasi hingga saat ini sedang ‘bonyok’, dan saya tidak ingin lembaga terhormat makin hancur lebur akibat ulah ‘penghuni’ di dalamnya,” tegas Ade yang juga mempunyai keinginan agar ada penguatan kelembagaan DPR selama kepemimpinannya saat ini.

Bahkan Ade tanpa malu-malu mengakui kalau para anggota Dewan pada era rezim Orde Baru memiliki kualitas mumpuni sebagai wakil rakyat.

Subscribe to receive free email updates: